Tampilkan postingan dengan label Korea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korea. Tampilkan semua postingan

Empat Faktor yang Membuat 2NE1 Melejit

Diposting oleh Unknown on Minggu, 20 November 2011

Sandara Park (2NE1)
Bisa dibilang dominasi K-pop saat ini dipegang grup perempuan, seperti bisa dilihat dari nama-nama yang mendominasi daftar lagu 100 terpanas versi Billboard. Sistar, T-ara, Davichi, dan 2NE1 (Baca: to anyone). Dari nama-nama ini, 2NE1 yang paling unggul.
Tidak hanya satu single, tiga single grup jebolan YG Entertainment ini berada di dalam daftar lagu tersebut. Yaitu: "Ugly", "I Am The Best", dan "Hate You". Dominasi 2NE1 juga tidak hanya di soal penjualan album. Tiket konser tunggal mereka di Seoul selama tiga hari akhir Agustus kemarin laku keras.
Yang unik dari grup yang terdiri dari CL, Bom, Dara dan Minzy ini adalah mereka jarang tampil di acara televisi yang kini semakin menjamur. Akibat pertikaian KBS dan YG Entertainment di masa lalu, penampilan 2NE1 di acara musik pun praktis tidak bisa sebanyak Super Junior misalnya, pada saat promosi musik baru, karena grup praktis tidak akan tampil dalam acara musik KBS (Music Bank).
Namun, apa yang membuat 2NE1 melejit? Ada beberapa faktor.
Kesan eksklusif
Karena jarang tampil di acara televisi (hanya waktu tertentu saja), 2NE1 justru terkesan eksklusif dan berkelas. Jika ingin melihat keseharian grup, satu-satunya jalan adalah memantengi 2NE1 TV di Mnet yang kini sudah mencapai musim ketiga.

Pihak manajemen artis pun dengan cerdas menggunakan cara lain untuk meningkatkan popularitas didikan mereka, yaitu melalui iklan. Grup yang terpilih sebagai artis terbaik di MAMA (Mnet Asia Music Awards) tahun lalu di Makau ini sering sekali tampil sebagai bintang iklan telekomunikasi. Lagu mereka pun sering kali menjadi lagu iklan telepon seluler.
Kostum unik
Sejalan dengan prinsip manajemen, 2NE1 adalah grup yang sangat mengandalkan kemampuan vokal dan musikalitas mereka. Dibanding grup perempuan lainnya, tampang keempat anggota tidak terlalu menonjol. Mungkin hanya Sandara Park yang paling cantik. Itu pun karena ia sempat menjadi model di Filipina.

Untuk menutupi hal ini, pemilik YG, Yang Hyun Suk mengambil strategi menonjolkan profil keempat anggota 2NE1 seperti kartun. Kostum dan dandanan wajah mereka selalu menampilkan terobosan baru yang unik dan mirip karakter manga (komik Jepang). Bahkan di beberapa teaser dan sampul single pun, tampang mereka ditampilkan dalam bentuk kartun ("I Am The Best"). Tak tanggung-tanggung juga dalam soal pencitraan ini, perancang kondang Jeremy Scott digaet untuk mendandani mereka.
Park Boom (2NE1)
Lirik khas
Salah satu kekuatan dari 2NE1 dari awal adalah kecanggihan mereka menggunakan frasa-frasa unik. Lihat saja dari nama grup mereka. Lalu lagu hit mereka selalu memiliki frasa yang mudah diingat atau dinyanyikan.

"I Don't Care" mengumandangkan "e e e" di setiap pengucapan seperti saat Rihanna melantunkan "Umbrella". Lalu, "I Am The Best" yang dibagian refrain "Naega Jeil Jal Naga" (judul dalam bahasa Korea) yang diucapkan berulang-ulang kali. Dikawinkan dengan musik bergaya reggae, sulit untuk tidak ikut menyenandungkan kata itu berulang-ulang.
Bahasa Inggris bagus
Selain lirik khas, yang membuat 2NE1 terasa sebagai grup internasional adalah kemampuan mereka melafalkan lirik bahasa Inggris dengan benar. Ini bisa didengar saat Bom menyanyikan "Lonely". Tidak lagi terdengar dialek Kongrish.

Semua penggemar K-pop sudah maklum jika para idolanya mempunyai kesulitan dan kadang terlihat seperti fobia atau takut berbahasa Inggris. Hanya penyanyi atau anggota grup yang pernah tinggal/sekolah di luar negeri yang menjadi pengecualian. Pengucapan lirik bahasa Inggris dilakukan dengan baik membuat lagu-lagu 2NE1 semakin nikmat untuk didengar.


If you appreciate my posts, please give the source in your website.

Source : http://goorna.blogspot.com/  


More aboutEmpat Faktor yang Membuat 2NE1 Melejit

Kenapa Korea Terobsesi Operasi Plastik

Diposting oleh Unknown

Kim Hyun Joong, salah satu seleb Korea yang mengaku melakukan operasi plastik pada hidungnya. (AP Photo/Chiang …
Ketika pertama kali berkunjung Korea di 2003, saya hanya heran mengapa banyak wanita yang menggunakan hak tinggi kemana pun mereka pergi. Ini termasuk saat datang ke konser rock di ruangan terbuka di mana hujan badai menyertai sepanjang konser. Dalam hati saya berpikir mungkin inilah yang namanya perbedaan budaya.

Namun terus terang beberapa tetap terlihat janggal buat saya. Saya heran melihat para pria membawa tas besar yang dikempit di tangan dan menggunakan dasi atau celana berwarna pink atau warna pastel lainnya. Atau ketika melihat para pria cuek bersolek di kaca telepon genggamnya atau melihat jejeran klinik kecantikan di Apkujong dan mendapati beberapa wanita keluar dari klinik menggunakan masker dan kaca mata hitam. Bahkan Korea Tourism Board di dalam buku tentang Korea menawarkan paket tur medis, yang berarti peserta akan berkeliling dari satu klinik ke klinik lain melihat kecanggihan teknologi perbaikan estetika tubuh ini.

Salah satu teman saya dari Malaysia sempat ikut tur ini dan mengatakan kalau di akhir tur, kita juga akan merasakan salah satu servis kecantikan itu berupa pemutihan gigi atau pijat/facial wajah. Bintang-bintang Hollywood juga dikenal akan kecanggihan permak tubuh dan wajah mereka, tapi rasanya tidak sampai taraf dipublikasikan.

Kejanggalan seperti ini membuat saya bertanya-tanya mengapa dan apa penyebabnya. Lucunya, banyak teman yang berkomentar sama. Apalagi, obsesi untuk menjadi cantik itu semakin terekam dalam film (salah satunya yang paling populer adalah “200 Pounds of Beauty”), drama, ataupun berbagai acara variety.

Keinginan untuk tampil sempurna memang tidak bisa dipungkiri adalah hasrat semua orang, tetapi mungkin tidak ada yang “seambisius” Korea, terutama para seleb Kpop yang sering saya lihat di internet atau televisi.

Pertama, definisi kecantikan penduduk Korea memang tinggi. Terpengaruh oleh budaya barat, definisi kegantengan atau kecantikan sempurna dilihat dari tinggi tubuh semampai, hidung mancung, kulit putih, dan mata besar. Rasa minder saat bersosialiasi membuat warga Korea mencari cara dan jalan keluar cepat demi memperbaiki kekurangan. Mereka percaya kalau kesan pertama sangat penting dalam mencari pekerjaan atau dalam menghadiri acara-acara tertentu seperti pesta pernikahan.

Selain itu, warga Korea memiliki sifat kompetitif yang tinggi. Ini bisa dilihat dari sistem pendidikan mereka yang penuh tuntutan. Sifat kompetitif yang tinggi inilah yang menambah warganya rela untuk melakukan apapun untuk bisa mendapat kecantikan atau kegantengan sempurna tersebut. Bahkan, sampai melakukan prosedur-prosedur ekstrim. Menurut situs Medscape, warga Korea Selatan termasuk ratio warga dunia yang paling tinggi untuk urusan operasi kosmetik.

Dari sinilah, mungkin banyak klinik dan iklan operasi plastik ditemukan di berbagai sudut Seoul. Yang paling ekstrim adalah operasi plastik yang diberikan kepada anak sebagai hadiah kelulusan oleh orang tua. Di acara Happy Together, ada beberapa seleb Kpop yang mengaku menerima kado kelulusan seperti ini.

Jika banyak anggota grup perempuan masih sangat menjaga citranya di layar televisi atau depan publik dengan menunjukkan keengganannya tampil tanpa makeup, banyak seleb Korea yang mulai terbuka mengenai hasil permak wajahnya.

Sebut saja Ko Hara dari Kara – lewat acara variety Strong Heart - mengaku memermak “sedikit” kelopak matanya dan menajamkan bagian atas hidungnya. Lee Joon dari MBLAQ mengaku setelah mendapat luka bakar dalam kecelakaan saat syuting “Ninja Assasin”, ia pun sekalian mengoperasi hidungnya untuk terlihat lebih mancung. Atau Dongwan dari Shinhwa yang mendapat hadiah perbaikan hidungnya yang bengkok dari bos perusahaannya sebelum debut.

Sama seperti film dan musik Kpop yang sangat “menularkan” yang membuat saya jadi penikmat budaya pop negeri ginseng, obsesi kecantikan Korea tidak bisa dipungkiri mulai menular juga. Mudah-mudahan, tidak sampai ke hal yang ekstrem.


If you appreciate my posts, please give the source in your website.

Source : http://goorna.blogspot.com/  



More aboutKenapa Korea Terobsesi Operasi Plastik

SNSD Resmi Jadi Duta 2010-2012 Visit Korea Year | Goorna-dT

Diposting oleh Unknown on Minggu, 30 Oktober 2011

SNSD Resmi Jadi Duta 2010-2012 Visit Korea Year – Pada 19 Agustus 2011, SNSD secara resmi ditunjuk sebagai duta 2010-2012 Visit Korea Year. Seremonial penunjukan SNSD sebagai duta wisata itu dilakukan di Hotel Lotte di Seoul.




More aboutSNSD Resmi Jadi Duta 2010-2012 Visit Korea Year | Goorna-dT

SHINee Tampil di London Korean Film Fesival 2011

Diposting oleh Unknown

SHINee Tampil di London Korean Film Fesival 2011 - SHINee akan tampil di ajang London Korean Film Fesival 2011. Menurut Pusat Kebudayaan Korea di Inggris, SHINee diundang tampil karena dianggap sebagai bintang K-Pop paling ngetop di Inggris.


June lalu, SHINee menjadi artis Asia pertama yang tampil di Abbey Road Studio.

London Korean Film Fesival sendiri akan digelar 3-24 November di London (Odeon West End, Apollo Cinemas, ICA), Cambridge, Sheffield, dan Newcastle, serta diprediksi menyedot 740,000 pengunjung.
More aboutSHINee Tampil di London Korean Film Fesival 2011

Kyuhyun Super Junior Pernah Operasi Plastik

Diposting oleh Unknown

Kyuhyun Super Junior Pernah Operasi Plastik - Kyuhyun Super Junior mengaku pernah melakukan operasi plastik pada matanya. Itu diungkapkan saat jadi bintang tamu program MBC 'Golden Fishery - Radio Star', Rabu (26/10/11).
Kyuhyun mengaku pernah melakukan operasi pembuatan lipatan kelopak mata. Salah satu vokalis utama SuJu itu awalnya tampak malu atas pengakuannya.



Saat itu MC Kim Gura mulai membahas mengenai operasi kelopak mata yang kerap dilakukan para artis Korea. Namun tiba-tiba ia melontarkan pertanyaan pada Kyuhyun tentang hal tersebut.

Kyuhyun yang kaget dengan pertanyaan itu akhirnya menjawab, "Ayahku memiliki lipatan kelopak mata, ibuku juga demikian. Tapi aku satu-satunya yang tidak memiliki lipatan kelopak mata". Pengakuan tidak langsung dari Kyuhyun ini membuat seisi studio tertawa dan membuatnya agak tersipu.

More aboutKyuhyun Super Junior Pernah Operasi Plastik